Ford Siap Bangun Pabrik Mobil di Luwu Timur, Bupati Irwan: Daerah Akan Melaju Pesat

LUWU TIMUR, POTOKLIK.ID – Kabar menggembirakan datang dari sektor investasi di Kabupaten Luwu Timur. Selain kehadiran PT IHIP di kawasan industri, produsen mobil asal Amerika Serikat, Ford Motor Company, dikabarkan akan segera beroperasi di wilayah Luwu Timur.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat memberikan sambutan dalam acara buka puasa bersama manajemen PT Pongkeru Mineral Utama (POMU) di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, Selasa (17/3/2026).

Dalam sambutannya, Irwan mengungkapkan bahwa Ford telah menjalin kerja sama dengan PT Vale Indonesia Tbk dan akan membangun fasilitas perakitan mobil di Luwu Timur.

“Yang akan beroperasi, perlu saya sampaikan kepada kita, salah satu yang sudah berkontrak dengan PT Vale yaitu Ford, perusahaan besar yang akan membuat perakitan mobil di Luwu Timur,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa informasi tersebut diperoleh langsung dari pihak PT Vale yang telah melakukan penandatanganan kontrak dengan perusahaan otomotif global tersebut.

“Ini pernah saya disampaikan oleh PT Vale. Pihak PT Vale sudah melakukan penandatanganan kontrak dan akan membuat pabriknya di sini,” bebernya.

Menurut Irwan, jika seluruh rencana investasi ini berjalan sesuai harapan, maka Luwu Timur berpotensi menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia.

“Kalau semua ini berjalan, Luwu Timur akan maju dibanding daerah-daerah yang lain. Tinggal tugas kita bersama, termasuk kami pemerintah daerah, bagaimana mengawal investasi ini agar berjalan sesuai perencanaan,” tambahnya.

Kehadiran industri otomotif global seperti Ford dinilai akan memberikan dampak signifikan, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan ekonomi daerah, hingga mendorong pertumbuhan sektor industri turunan di kawasan tersebut.

Pemerintah daerah pun menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses investasi agar berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Luwu Timur.***

Komentar