LUWU TIMUR, POTOKLIK.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu Timur melakukan kunjungan ke Polres Luwu Timur di Jalan Soekarno Hatta, Puncak Indah, Rabu (11/3/2025). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB).
Dalam kegiatan tersebut, KPU Luwu Timur melakukan pencocokan dan penelitian data warga Luwu Timur yang baru saja lulus menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Luwu Timur, Hamdan menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima data dari KPU RI yang selanjutnya akan disusun menjadi data pemilih berkelanjutan.
Menurut Hamdan, dalam data tersebut terdapat sejumlah warga Luwu Timur yang dinyatakan lulus sebagai anggota Polri. Sesuai ketentuan perundang-undangan, masyarakat yang telah berstatus sebagai anggota TNI atau Polri tidak lagi memenuhi syarat sebagai pemilih dalam daftar pemilih.
“Kita cocokkan data dari KPU dan data yang ada di Polres. Setelah datanya sudah sama dan dibuktikan dengan dokumen yang ada, selanjutnya akan kami tindak lanjuti,” jelas Hamdan.
Selain melakukan sinkronisasi data di Polres Luwu Timur, KPU juga akan melaksanakan kegiatan pencocokan dan penelitian data di 11 kecamatan yang ada di Kabupaten Luwu Timur.
Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan akurasi, validitas, serta kemutakhiran data pemilih secara faktual dengan melakukan verifikasi langsung ke lapangan.
Hamdan menambahkan, proses tersebut juga bertujuan memastikan data pemilih yang masuk kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dapat segera ditindaklanjuti, seperti pemilih yang telah meninggal dunia, pindah domisili, berstatus TNI/Polri, maupun data ganda.
“Menindaklanjuti dan menghapus data pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) seperti sudah meninggal dunia, pindah domisili, alih status TNI/Polri, atau data ganda,” imbuhnya.
Untuk diketahui, program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan yang dilakukan oleh KPU kabupaten/kota disusun dan diplenokan secara berkala setiap tiga bulan sekali guna memastikan data pemilih tetap akurat dan mutakhir menjelang pelaksanaan pemilu mendatang.***







Komentar