Luwu Timur Percepat Finalisasi PJPK demi Pembangunan Kependudukan Optimal

LUWU TIMUR, POTOKLIK.ID – Dalam upaya memperkuat arah pembangunan kependudukan yang terencana dan berkelanjutan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan finalisasi penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Wisma Trans Malili, Selasa (31/3/2026), dan dibuka oleh Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Aswan Asiz. Turut hadir Kepala Dinas P2KB Luwu Timur, Amrullah Rasyid, bersama sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Acara dipandu oleh Kabid Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Pergerakan, Andi Tulleng, dengan menghadirkan tiga narasumber, yakni Dr. Irvan Roberto, Dr. Muh. Zainal S, serta Rani dan Ferlika Pasang.

Dalam sambutannya, Aswan Asiz menegaskan bahwa Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) merupakan landasan strategis dalam menangani berbagai persoalan kependudukan secara sistematis, terarah, dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, dokumen GDPK Kabupaten Luwu Timur yang telah disusun pada tahun 2022 menjadi acuan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan kependudukan di daerah.

Sebagai tindak lanjut dari dokumen tersebut, kini disusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) yang memuat sasaran, indikator, target, serta rencana aksi untuk lima tahun ke depan.

“Finalisasi dokumen PJPK ini sangat strategis. Bukan sekadar penyempurnaan redaksional, tetapi juga penajaman substansi agar seluruh isi dokumen benar-benar selaras, terukur, dan implementatif,” ujar Aswan.

Ia juga berharap seluruh peserta, khususnya tim penyusun dan perangkat daerah terkait, dapat berkontribusi aktif dengan memberikan masukan konstruktif guna menyempurnakan dokumen tersebut.

Menurutnya, komitmen dan sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar PJPK tidak hanya kuat secara perencanaan, tetapi juga efektif dalam pelaksanaan untuk mendukung pembangunan kependudukan di Kabupaten Luwu Timur.

“Dokumen ini diharapkan menjadi pedoman yang aplikatif dan mampu menjawab tantangan kependudukan ke depan,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Aswan Asiz menekankan pentingnya mengikuti seluruh proses finalisasi secara optimal guna menghasilkan dokumen yang berkualitas dan siap untuk ditetapkan sebagai pedoman pembangunan lima tahun ke depan.

Komentar