LUWU TIMUR, POTOKLIK.ID – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan bahwa seluruh perusahaan tambang yang beroperasi di wilayahnya harus meniru standar keselamatan kerja (safety) dan pengelolaan lingkungan yang diterapkan oleh PT Vale Indonesia Tbk.
Hal tersebut disampaikan Irwan saat menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama yang digelar PT Pongkeru Mineral Utama (POMU) di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, Selasa (17/3/2026).
“Syukurnya kita di sini ada Vale yang selalu jadi contoh dalam penerapan safety dan pengelolaan lingkungan,” ujar Irwan dalam sambutannya.
Ia mengungkapkan, tidak sedikit perusahaan tambang yang masih kewalahan dalam menerapkan standar keselamatan seperti yang dijalankan PT Vale.
“Banyak yang tidak terbiasa dengan safetynya Vale. Safety Vale sangat ketat, tapi ini yang harus menjadi pedoman kita,” tegasnya.
Irwan bahkan menekankan bahwa setiap investor yang ingin berinvestasi di Luwu Timur wajib melihat langsung praktik pertambangan yang dilakukan PT Vale, khususnya di kawasan Sorowako.
“Kalau ada investor, saya selalu minta mereka lihat Sorowako. Sudah puluhan tahun menambang, tapi lingkungannya tetap terjaga, danau tidak tercemar,” katanya.
Menurutnya, praktik pertambangan yang baik (good mining practice) harus menjadi komitmen bersama demi menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, PT Vale Indonesia Tbk sendiri dikenal konsisten mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam operasional bisnisnya. Perusahaan tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang.
Melalui pendekatan tersebut, Vale aktif membangun hubungan dengan para pemangku kepentingan, mengurangi dampak operasional, serta menjalankan bisnis dengan standar etika tinggi dan manajemen yang transparan.
Selain itu, perusahaan juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, perlindungan keanekaragaman hayati, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah operasionalnya.***







Komentar