LUWU TIMUR, POTOKLIK.ID – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Luwu Timur bersama Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Luwu Timur mengambil langkah cepat dengan melakukan koordinasi bersama sejumlah pengelola SPBU di wilayah tersebut.
Langkah ini dilakukan guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tetap berjalan lancar di tengah meningkatnya aktivitas pembelian dalam beberapa hari terakhir.
Peningkatan pembelian tersebut sempat memicu antrean di sejumlah SPBU. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi ini dipengaruhi oleh kecenderungan masyarakat membeli BBM dalam jumlah lebih besar dari biasanya atau panic buying.
Baca Juga: 1 April 2026, Pertamina Tegaskan Tak Ada Perubahan Harga BBM di SPBU
Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Jody Dharma, mengungkapkan bahwa fenomena tersebut tidak lepas dari kekhawatiran masyarakat terhadap dinamika situasi global yang berkembang saat ini.
“Dalam rangka pengawasan dan pencegahan, kami telah memanggil para pengelola SPBU untuk diberikan peringatan agar tidak terjadi pelanggaran dalam pendistribusian BBM,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Ia menegaskan, pihak SPBU diminta memastikan pelayanan tetap berjalan sesuai prosedur, termasuk mengatur antrean secara tertib agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.
Baca Juga: Tegaskan Komitmen HSSE, Pertamina Patra Niaga Tindaklanjuti Pelanggaran di SPBU
Selain itu, pengelola SPBU juga diingatkan untuk menghindari praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat, serta menjaga transparansi dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pasalnya, stok BBM di wilayah Kabupaten Luwu Timur dipastikan dalam kondisi aman dan terkendali.
Dengan adanya langkah koordinasi dan pengawasan tersebut, situasi distribusi BBM di Luwu Timur saat ini terpantau aman, tertib, dan kondusif.







Komentar