POTOKLIK.ID – Sejumlah mahasiswa resmi melaporkan admin grup Facebook “Forum Komentar Kolaka Utara” (FKKU) kepada aparat penegak hukum (APH), Rabu (15/4/2026). Laporan ini terkait dugaan kelalaian dalam pengelolaan forum yang dinilai memicu maraknya pencemaran nama baik di ruang digital.
Langkah tersebut diambil setelah beredarnya berbagai unggahan dari akun anonim dan palsu yang dianggap menyerang kehormatan serta reputasi sejumlah pihak tanpa dasar yang jelas.
Mahasiswa menilai, admin FKKU tidak menjalankan fungsi kontrol secara maksimal. Mereka menyebut adanya pembiaran terhadap konten bermuatan fitnah yang terus beredar, meskipun aturan dalam grup secara tegas melarang unggahan yang mengarah pada serangan personal.
Salah satu perwakilan mahasiswa, Anwar, menegaskan bahwa media sosial seharusnya menjadi ruang diskusi publik yang sehat dan konstruktif, bukan justru dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi yang merugikan pihak lain.
“Kami melihat adanya pembiaran yang dilakukan admin terhadap akun-akun anonim yang secara bebas menyebarkan tuduhan tanpa bukti. Ini bukan lagi kebebasan berpendapat, tetapi sudah masuk ranah pencemaran nama baik,” tegas Anwar kepada awak media, Rabu (15/04/2026).
Mahasiswa juga menyoroti bahwa admin grup memiliki tanggung jawab moral sekaligus hukum dalam mengawasi serta memoderasi setiap konten yang dipublikasikan. Terlebih, grup dengan jumlah anggota besar dinilai memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk opini publik.
Dalam laporan tersebut, mahasiswa mendesak aparat penegak hukum untuk segera memeriksa admin forum, sekaligus menelusuri akun-akun anonim yang diduga menjadi sumber penyebaran konten bermasalah.
Mereka juga meminta adanya langkah tegas untuk mencegah kasus serupa terulang, termasuk opsi penutupan atau pengawasan ketat terhadap aktivitas forum apabila terbukti melanggar ketentuan yang berlaku.
Kasus ini menjadi pengingat penting akan etika bermedia sosial, sekaligus menegaskan peran krusial pengelola platform dalam menjaga ruang digital yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.







Komentar