POTOKLIK.ID – Sebuah rumah sengaja diburamkan oleh Google di layanan Google Maps bukan tanpa sebab. Alasannya rumah itu menyimpan rekam jejak kelam yang mengguncang Amerika pada awal 2000-an.
Rumah itu berlokasi di 2207 Seymour Avenue, Cleveland, Ohio, Amerika Serikat.
Rumah tersebut dibeli oleh seorang pria bernama Ariel Castro pada tahun 1992. Berdasarkan laporan yang beredar, Castro membeli rumah itu dengan harga sekitar USD 12.000.
Namun setelah Castro dan keluarganya menempati rumah tersebut, berbagai perilaku kekerasan mulai muncul. Castro diketahui sering menyiksa kekasihnya.
Aksi keji itu tidak berhenti pada kekerasan rumah tangga saja. Castro kemudian melakukan penculikan terhadap tiga gadis muda, dengan modus menawarkan tumpangan kepada mereka.
Para korban tersebut yakni, Michelle Knight (21) yang dinyatakan hilang pada 21 April 2003. Kemudian Amanda Berry (16), dan Gina DeJesus (14) juga dinyatakan hilang.
Ketiganya kemudian dikurung di ruang bawah tanah rumah tersebut. Selama bertahun-tahun, Castro menyiksa, memperkosa, dan menahan para korban. Michelle Knight bahkan mengaku telah mengalami kehamilan setidaknya lima kali akibat perlakuan brutal Castro.
Setelah satu dekade mencekam, titik terang muncul pada 6 Mei 2013. Amanda Berry berhasil melarikan diri dan menghubungi tetangga, yang kemudian segera memanggil kepolisian. Saat itulah rahasia buruk rumah tersebut terbongkar.
Castro ditangkap pada hari yang sama. Pada 8 Mei 2013, ia resmi didakwa atas empat dakwaan penculikan dan tiga dakwaan pemerkosaan.
Proses hukum berlanjut hingga 12 Juli 2013, ketika dewan juri wilayah Cuyahoga menambahkan dakwaan baru, sehingga total mencapai 977 dakwaan.
Pada sidang yang digelar 1 Agustus 2013, Ariel Castro dijatuhi hukuman 1.000 tahun penjara tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat. Putusan itu sekaligus menutup salah satu kasus penculikan paling mengerikan dalam sejarah Amerika.***







Komentar